Dr Kawashima dari Brain Training Fame Mengatakan Mengendarai Mobil Manual Lebih Baik untuk Otak Anda Dibandingkan Mobil Otomatis

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Profesor Ryuta Kawashima menunjukkan bahwa mengendarai mobil bertransmisi manual bermanfaat bagi otak, dan dapat membantu mencegah demensia. Kawashima adalah ahli saraf yang terkenal dengan game Brain Age dan Brain Training Dr Kawashima, yang dirilis terutama di platform Nintendo antara tahun 2003 dan 2020.

Penelitian yang dilakukan oleh tim Kawashima di Institut Pengembangan, Penuaan dan Kanker Universitas Tohoku, mengamati aktivitas otak saat mengendarai mobil manual dan matic.

Studi tersebut menemukan bahwa tindakan yang diperlukan untuk mengemudikan kendaraan manual mengaktifkan korteks prefrontal dengan cara yang tidak dilakukan oleh pengemudi otomatis. Korteks prefrontal adalah bagian otak yang menangani memori, pengambilan keputusan, dan perhatian.

Ryuta Kawashima pada tahun 2007, dengan game Brain Training untuk Nintendo DS. Foto oleh MIWA SUZUKI/AFP melalui Getty Images.

Saat mengemudikan stick shift, Anda perlu memutuskan gigi mana yang akan digunakan berdasarkan penilaian Anda terhadap situasi dan lingkungan sekitar. Lalu ada proses pergantian gigi, di mana Anda mengoperasikan pedal kopling dan tuas persneling secara bersamaan, sambil mengontrol akselerasi. Seperti yang diketahui oleh setiap pengemudi pelajar yang menghentikan mobil manual, hal ini memerlukan koordinasi otak dan tubuh. Kawashima dkk. menemukan bahwa keputusan dan tindakan yang terlibat dalam mengemudikan manual ini menerangi korteks prefrontal.

“Anda harus menilai dan kemudian memilih gigi yang optimal sesuai dengan situasi, dan ini memberikan beban yang lebih baik pada fungsi kognitif otak dibandingkan mengendarai mobil bertransmisi otomatis pasif,” kata Kawashima dalam kutipan dari situs berita Jepang Best Car Web.

Dengan kata lain, mengemudikan kendaraan bertransmisi manual secara rutin memberikan sedikit latihan pada otak Anda. Kawashima mengatakan hal ini memiliki “efek signifikan dalam menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif.”

Dengan bertambahnya populasi penduduk lanjut usia di Jepang dan negara-negara lain, penurunan kognitif merupakan masalah kesehatan yang signifikan. Tampaknya mengemudikan kendaraan manual adalah salah satu cara agar otak tetap aktif dan membantu mencegah demensia.

Terlepas dari manfaat nyata ini, mobil bertransmisi manual sedang mengalami penurunan dibandingkan mobil otomatis yang mudah digunakan. Hal ini terutama terjadi di AS dan Jepang, di mana transmisi manual hanya menyumbang 1%~2% dari seluruh mobil baru.

Jika Anda tidak mengendarai mobil manual, bermain video game tertentu juga dapat membantu menjaga otak Anda tetap aktif. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bermain game dapat bermanfaat bagi otak Anda. Hal ini termasuk penelitian yang menunjukkan bahwa pemain game aksi memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dan tingkat materi abu-abu yang lebih tinggi, dan penelitian tahun 2020 oleh Universitas Oxford yang menemukan bahwa judul seperti Animal Crossing dapat meningkatkan kesehatan mental Anda.

Kredit gambar: Getty.

Verity Townsend adalah penulis lepas yang berbasis di Jepang yang sebelumnya menjabat sebagai editor, kontributor, dan penerjemah untuk situs berita game Automaton West. Dia juga menulis tentang budaya dan film Jepang untuk berbagai publikasi.

Tinggalkan Balasan